Langkahku sama sekali
tidak mudah untuk sampai di titik ini. Ada banyak luka dan kecewa yang terpaksa
kutelan bulat-bulat. Ada banyak mimpi yang dengan tega kuhancurkan dengan
tangan-tanganku sendiri.
Jika hari ini aku bisa
tertawa, itu bukan karena aku hebat. Tapi karena ada doa ibuku yang sudah
berhasil mengantarku sampai ke sana.
Sekarang, aku sudah baik-baik saja. Hidupku berjalan sebagaimana mestinya. Aku, tetaplah diriku sendiri seperti sediakala. Bedanya, aku bukan lagi diriku yang bebas dilukai oleh seseorang.
Seperti kalimat yang
sering kuucapkan setiap hari sejak aku memutuskan BERHENTI;
Aku TIDAK kehilangan apapun. Aku hanya membuang SAMPAH!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar